Kata 25.

TAK TERLIHAT

Itu mawar yang indah 
Tanpa disadari banyak duri mengelilingi tangkainya
Namun harumnya memikat 
Ingin ku rawat hingga mekar seutuhnya
Dengan hati yang hati-hati 
Lalu ku pandangi tiap detiknya
Hingga musim silih berganti
Masih tetap sama
Tapi aku lupa diri, lagi
Aku salah satu dari sekian banyak penggemar yang menunggunya
Ayo tolonglah kali ini hati dan logika berkompromi
Mengapa selalu seperti ini 
Padahal logika sudah menamparku dengan kenyataan
Diantara eloknya lebah yang bertebaran mengelilinginya
Sepertinya tak sesaatpun terlintas kehadiranku 
Namun masih saja hati memilih bertahan
Tak mampu membohongi perasaan
Ingin tetap menunggu 
Sampai benar-benar terluka karna memegangnya terlalu erat 
Dan harus melepas genggamannya
Walau entah sampai kapan
Semoga Tuhan segera memberi petunjuk atas tanya yang penuh ragu




Komentar

Postingan Populer