Kata 24
TANPA SENGAJA
Jika pertemuan adalah takdir
Apakah hari itu pantas untuk ku kenang ?
Seketika kupikir hanya halu karna rindu
Tanpa harap ternyata sosokmu persis di depan mataku
Tak kusapa karna terlalu takut
Benang yang nyaris putus oleh kencangnya angin
Mulai mereda dan tenang
Mungkin langit saat itu membantu menghiburnya
Dan terik mentari menghangatkan dinginnya jiwa yang sepi
Komentar
Posting Komentar