Kata 16.
AMBANG
Cerita ini ditutup tanpa tuntas
Karena ia telah merampas
Pergi menyisakan bekas
Memaksa diri ini untuk ikhlas
Mataku terus berbicara
Hati meronta-ronta
Jiwaku semakin lara
Hingga pikiranku menyimpan jutaan kalimat tanya
Haruskah diam menjadi pilihan pada akhir kita ?
Seperti mentari pergi meninggalkan tempat berpijaknya
Lalu malam dingin adalah teman tidurnya
Komentar
Posting Komentar