Kata 11.
SECANGKIR RINDU LAGI
Baru saja hendak ku tawarkan secangkir rindu yang pekat
Ternyata malam lebih dahulu merenggutmu dalam lelap
Baiklah
Akan ku seduh pahitnya perlahan-lahan
Dan kusimpan manisnya dalam dekap
Sembari tawa yang menerka bentangan langit jingga
Apakah sampai
Padamu yang selalu ada kerinduan
Menyisa pada sepenggal senja sore tadi
Gerah
Ingin ku lepas pelangi hari ini
Agar esok derai cemara dapat menyaksikan
Semburan tujuh warna kerinduan
Untukmu lagi
Komentar
Posting Komentar